100 Tokoh Paling Berpengaruh di Dunia

September 10, 2012 § 9 Komentar

Since long time ago, I frequently hear about Muhammad as the most influence people in the world as stated in Michael H.Hart’s Book.

Rasa penasaran tentang isi buku tersebut akhirnya dapat terjawab setelah beberapa waktu lalu, gue melihat edisi revisi buku 100 tokoh paling berpengaruh di dunia. Michael H.Hart, walaupun seorang non-muslim, mengedepankan aspek objektifitas dalam menyusun karya ini. Edisi revisi mengganti beberapa tokoh yang ada pada edisi sebelumnya. Ia mendapat respon yang beragam, pro dan kontra, sejak pertama kali buku ini diterbitkan pada tahun 1978. Banyak orang bertanya-tanya, mengapa Muhammad, bukan Yesus?? Mengapa Muhammad, bukan Albert Einstein?? Apa yang telah ia lakukan sehingga dinobatkan sebagai manusia paling berpengaruh nomor satu di dunia?.

Secara khusus, kredit terhadap Hart yang menempatkan Rasul Muhammad pada posisi pertama harus diapresiasi.

Muhammad menempati posisi pertama karena pengaruhnya dalam menyebarkan islam ke seluruh penjuru dunia sehingga dapat kita rasakan hingga saat ini. Islam tersebar dan semakin berkembang dan menjadi agama dengan pemeluk terbanyak kedua setelah Kristen.

Posisi Muhammad tidak hanya sebagai rasul dan nabi yang menyebarkan agama islam serta segala konsep dan pemikirannya. Muhammad juga berperan sebagai kepala politik dan pemerintahan, sebuah peran yang tidak dilakukan oleh Yesus. Selain itu, Muhammad secara keseluruhan menyebarkan islam secara luas dengan di bawah langsung komandonya. Sementara Kristen tersebar bukan hanya oleh peran Yesus, namun juga oleh tangan Paulus.

Gue pribadi punya pandangan tersendiri. Secara keseluruhan buku ini benar-benar memberikan wawasan tentang manusia manusia pengukir sejarah. 100 tokoh paling berpengaruh di dunia, mengurutkan sosok manusia hebat yang meliputi ilmuwan, seniman, filsuf dan banyak lainnya yang yang dengan tangan dan pikirannya mampu mengubah dunia, mampu mengubah cara manusia memandang dunia, dan mampu mengubah cara manusia menyikapi segala perubahan. Mereka manusia biasa dengan kerja luar biasa. Tidak sekedar mengalir mengikuti aliran yang ada, tapi berani bertindak, bersikap di luar kebiasaan.

Pengaruh yang mereka lahirkan bahkan kita rasakan hingga saat ini. Islam oleh Nabi Muhammad, Kristen oleh Yesus, Budha oleh sidharta, relativitas oleh einstein dan banyak lagi peristiwa dan rekayasa yang kita nikmati sekarang.

Tapi di balik kekaguman gue atas setiap lembar kisah yang ada, terbersit beberapa komentar yang mungkin terbersit juga di benak orang-orang yang pernah membacanya.

  1. Terlalu sedikitnya pembahasan tentang Muhammad, bahkan hanya terkesan pencatutan nama beliau menjadi orang paling berpengaruh. Walau dijelaskan mengapa beliau menempati posisi tersebut tetapi tetap saja kisahnya terlalu dinafikan. Bener jika memang tidak pada tempatnya membahas muhammad panjang lebar, tapi mengapa alasan demikian tidak berlaku untuk shaksepare?. Jika yang lain juga perlu pembahasan lebih panjang silahkan saja. Tapi yang namanya ‘nomor satu’ secara general sudah sewajarnya mendapatkan porsi dan perhatian yang lebih banyak.
  2. Metodologi penulisan dalam mengurutkan nomor tersebut kurang konsisten. Tidak adanya standar yang dijadikan acuan tentang korelasi antara tokoh dan seberapa besar pengaruhnya. Hart hanya membandingkan satu orang dengan beberapa orang lainnya atas pengaruh yang terjadi. Misalkan pengaruh Christoper Columbus yang lebih besar daripada Fransesco Pizarro berdasarkan besarnya luas wilayah beserta penduduk yang mendapatkan pengaruh. Sementara pengaruh penggunaan telepon atau radio dengan kisah sebelumnya tidak begitu terdeskripsikan dengan baik.
  3. Gue penasaran aja, jika memang Hart masih hidup hingga saat ini, dan merevisi kembali posisi 100 besar tersebut.  Bill Gates, Zueckerbeg, Steve Jobs bakal masukkah di dalam jajaran bergengsi itu?
this Apple transform him into great scientist

this Apple transform him into great scientist

Sampai sekarang gue tetep tidak mengerti kenapa Newton berada di posisi kedua, bukan Yesus atau Budha bahkan dengan segala penjelasan yang ada di buku tersebut.

Newton dianggap meletakkan dasar-dasar fisika modern, dan mengembangkan kalkulus. Newton juga menjelaskan teori-teori yang berkaitan dengan alam semesta. Dengan posisinya sebgai manusia paling berpengaruh nomor dua maka gue simpulin bahwa Newton adalah ilmuwan terhebat yang mempengaruhi banyak aspek ilmiah. Tapi secara signifikan, menurut gue pengaruh seorang Isa untuk agama Kristen jauh lebih besar daripada apa yang dilakukan oleh Newton.

Dari 100 nama, puluhan diantaranya belum pernah gue dengar sebelumnya. Entah karena gue yang kurang rajin membaca atau memang ekspos media untuk beberapa nama tersebut tidak se-wah nama-nama lainnya.

Misalnya saja, ada yang tau dengan Gutenberg? Johannes Gutenberg? sang penemu mesin cetak. Beliau terdengar cukup asing di telinga kita. Tidak seperti Thomas Alfa Edison atau Einstein yang sejak kita baru bisa mendengar, namanya begitu familiar dan ikonik. Ada juga agama Mani dan zoroaster, dua agama yang samar-samar terdengar. Kedua agama tersebut diambil dari nabi yang menyebarkan ajarannya.

His work ease your life

His work ease your life

Di dalam buku ini kita bisa menemukan sosok hitler, yang menjadi simbol kebengisan, kengerian, dan kekejaman. Meski begitu, hitler dianggap sebagai seseorang yang sangat berpengaruh pada masanya. Yang dengan kemampuan leadership dan diplomasi mampu mengubah NAZI yang notabene partai kecil menjadi partai yang mendominasi eropa.

Hart bertutur bahwa sejrah yang terukir bisa terjadi oleh hanya orang-orang tertentu, dan ada sejarah yang terjadi hanya kebetulan. Dalam arti, sejarah tersebut ada meskipun sang tokoh tidak pernah lahir.

conquer with blood

conquer with blood

Banyak hal yang gue baru tahu. Gue baru sadar betapa kejamnya Columbus terhadap bangsa Indian. /Gue juga baru tau siapa itu penemu kertas, penyebar agama budha, raja pendiri tembok cina dan beragam spektrum pengetahuan lainnya.

Sekarang bagaimana dengan kita? Apakah tenggelam bersama lautan sejarah yang dibuat oleh tokoh-tokoh tersebut. Atau memainkan sendiri peran kita dalam sejrah kita sendiri sebagai orang yang berpengaruh, yang mempengaruhi orang lain dengan segala pemikiran, kebaikan yang kita punya. Pilihan ada di tangan kita.

Where Am I?

You are currently browsing entries tagged with Michael H Hart at I Think, I Read, I Write.

%d blogger menyukai ini: