New Chapter

Maret 21, 2019 § Tinggalkan komentar

Source: Brainidentity.com

Been almost a year neglecting this blog. I ate my own words when on the last time I look down to peoples who rare update their page. And now, I am that kind of person. However during my morning practice, I just remember the reason why this writing collection born. At that time one of my senior high mate was going to marry and to celebrate also to commemorate, I grab the debris of memories and displaced to this blog. Moreover, it last for almost 10 years, I guess until in the last two years, I lost my passion to write.

Next month is one of my best mate is celebrating his wedding. Actually it is not officially published since he needs right time to disseminate the invitation however it tickles me to return my writing and to update the story about him.

Eventually I updated my blog with english since I would like to improve my language competency. Yeah, I do it in my office daily to communicate and to report yet we used to use very formal grammatical in which I am dying of it. Thus I hope I can frequently update my blog as what I have been working on the last, almost, 10 years. Also hope to post in both languages, Bahasa Indonesia and English, so that I can transfer my opinion, knowledge, trivia things to word to type. Hopefully this practice will improve my english significantly.

Disclaimer: I dont get too much grammar and please dont be grammar-nazi.

*Deep praying*

5 Tahun Bersama WordPress

September 30, 2014 § 2 Komentar

blogger

Wah, tak terasa lima tahun sudah gue berlalu lalang di wordpress. Selama lima tahun bloging, sudah banyak pengalaman dan cerita yang gue tuangkan melalui tulisan-tulisan tanpa genre yang rigid.

Gue lebih suka menulis tentang apa-apa yang lewat di otak gue sehingga tidak ada tema baku untuk setiap tulisan yang dihasilkan. Namun di antara semua kerandoman tersebut, gue masih menuliskan sebuah tema pokok tentang urutan pernikahan teman-teman SMA gue sebagai sebuah ‘persembahan’ dan cerita untuk mengenang masa lalu.

Di usia lima tahun ini, tulisan gue agak sedikit bertendensi mellow. Jelas, pernikahan membuat tulisan-tulisan tersebut kini diwarnai dengan corak keindahan dan segala problematika rumah tangga. Sesekali gue posting tentang keluarga dengan tone yang lebih serius dari biasanya. Bahkan cenderung menggunakan tulisan serius yang dipaksakan. Haha!.

Saat pertama kali menulis di wordpress, bahasa gue masih sangat formal dengan menggunakan kata ganti ‘aku’. Saat itu gue merefleksikan sebuah peristiwa menjadi sebuah tulisan berjudul ‘life is a mystery’. Gile, pertama kali nulis gue langsung menggunakan bahasa asing sebagai judulnya.

Perlahan tapi pasti, hingga saat ini, semua postingan yang ada di blog ini berjumlah 263. Sebagian besar adalah tulisan sendiri dan beberapa hasil saduran serta salin ulang dari artikel yang ada di web-web tertentu.  Gue sadar, tulisan yang ada di blog ini masih sebatas aktualisasi diri tanpa memandang nilai-nilai komersialisasi sama sekali.

Salah satu momen paling membahagiakan saat bloging adalah ketika jumlah pengunjung yang semakin meningkat serta banyak komen yang hinggap dan nyantol di tulisan yang kita buat. Keduanya adalah bentuk apresiasi yang memberikan transfer semangat kepada penulis.

Salah satu tulisan gue yang berjudul ‘Satu Hati Dua Cinta’ pernah terbit di salah satu rubrik eramuslim. Sementara tulisan tentang energi yang gue ikut sertakan untuk lomba di Pertamina, mendapatkan juara III. Lain waktu, gue dihubungi untuk menuliskan sebuah review tentang properti dengan imbalan 15 dolar. Beberapa bentuk feedback terhadap karya gue selalu menjadi pelecut untuk terus menghasilkan tulisan-tulisan yang lebih baik lagi.

Satu mimpi gue yang belum tercapai adalah menyusun dan menerbitkan buku gue sendiri. Setelah lima tahun bloging, gue masih berkutat pada tema-tema absurd tanpa benang merah antara satu tulisan dan tulisan lainnya. Semoga gue bisa segera menghasilkan sebuah buku yang bermanfaat bagi pembaca. Karena Scripta Manent Verba Volant. Apa-apa yang tertulis akan kekal, apa apa yang terucap akan menguap.

So, give me five!

Sumber Gambar dari sini

Apa yang akan terjadi jika oksigen menghilang dari dunia selama lima detik?

Februari 21, 2013 § Tinggalkan komentar

Hypothetical Questions:

oksigen

  • Semuar orang di pantai akan terbakar. Hal ini dikarenakan ozon, O3/ molekul oksigen berguna untuk menghalangi sinar UV. Tanpa ozon kita bisa mati terpanggang
  • Siang hari akan tampak lebih gelap. Dengan berkurangnya partikel di atmosfer untuk menghamburkan sinar biru, langit akan berkurang warna birunya dan menjadi terlihat lebih gelap
  • Semua mesin pembakaran internal akan mati. Ini berarti, setiap pesawat yang lepas landas kemungkinan besar akan menghantam tanah, sementara pesawat yang sedang terbang akan meluncur
  • Bagian dalam telinga manusia akan meledak. Hilangnya oksigen akan berpengaruh pada menghilangnya 21% tekanan udara secara cepat, ekivalen dengan teleportasi ke atas pegunungan andes (ketinggian 2000m)
  • Setiap bangunan yang terbuat dari beton akan berubah menjadi abu. Oksigen adalah faktor penting untuk menguatkan struktur beton,
  • Semua sel yang hidup akan meledak menjadi kabut gas hidrogen. Sepertiga kandungan air terdiri dari oksigen, tanpanya, hidrogen akan berubah menjadi fasa gas dan volumenya akan meningkat
  • Lautan akan menguap dan merusak luar angkasa. Pada saat oksigen menghilang dari lautan, hidrogen akan berada dalam fasa gas yang tidak terikat. Gas hidrogen, sangat ringan, akan naik ke bagian atas troposfer dan perlahan masuk ke luar angkasa melalui ruang angkasa

Sumbernya dari Sini

Rain never changes!

Desember 2, 2012 § Tinggalkan komentar

hujan

Rain, no matter how it will still the same. Since you were a kid, you grow, married and have children. There is nothing change.

You will find no discrepancy, he falls jostly, incessantly without any hesitation. Once you loss your attention, you’ll get wet. What change is your reaction to face rain.

When you were a kid, rain can not stops your creativity, It becomes your inspiration though. You could fly over the rain, you run and hide with your pals, you easily race your paper-boat. Even if your mom scream and warn you again and again, you persistently argue and said “mom, I will be OK, I will dance in rain”

I dunno why, but kids really really love rain drops, dont you?

Once you were getting sick, do you blame rain? I do not think so. In a mean time, you wish to get fit as fast as you can, to play again with your surrounding, to yell at rain, to kick your friends.

When you grow up, did you enjoy the same?

Did you still walk through rain? did you open your T-shirt and run here there vigorously while sing aloud? Even us are getting scared with rain today.

Rain is not enchanting anymore. it loss its charm, We grumble!

Hey, re-ask your self? Who change? does it alter at all? or you, grown-up boy, who used to play with rain no matter how heavy it comes, but now transform into male guy with dozen fear?

Remember, Rain never changes!

Gue Rindu!

Oktober 16, 2012 § 2 Komentar

Gw rindu masa kecil,

Saat dimana Kita terbiasa menangis ketika melakukan kesalahan. Malu, aib semua lebur jadi satu. Bermuara pada isak tangis tersedu.

Beranjak dewasa, sensitifitas itu pun menjadi semakin tumpul. Tidak lagi merasa jengah dengan segala maksiat yang dilakukan. Dosa yang ada membuat kita kehilangan rasa, tidak lagi coba ditutup-tutupi, bahkan lebih jauh untuk saling dipamerkan, untuk menantang kekuasaan tuhan.

Malu untuk menangisi dosa, bukanlah sebuah aib. Itu adalah wujud dari kelembutan hati. Laksana bayi yang masih suci. Karena dosa itu ibarat luka, yang menyakiti hingga membuat tangis menjadi sebuah refleksi.

Bukankah kita sekarang lebih bangga melakukan dosa daripada menangisi hal yang serupa?

Semakin bertumpuknya dosa diri, semakin hitam dan kelam hati. Bahkan cahaya pun sukar untuk menerobos masuk. Barang siapa terbiasa dalam kegelapan maka cahaya terasa menyakitkan.

Gw rindu masa anak-anak,

Ketika belajar dan mengaji terasa begitu mudah. Alif, ba, ta dieja huruf per huruf hingga satu al quran khatam tanpa terasa. Tapi kini, membaca satu halaman per hari saja kita alfa. Dunia dan seisinya sudah membuat manusia dewasa menjadi lupa bahwa dulu kita pernah menjadi begitu sholih/sholihah dan dekat dengan Sang Pencipta.

Gw rindu masa kanak-kanak,

Masa dimana tidak mudah untuk berbohong. Ada serpihan dosa yang terasa tertinggal, membekas dalam hati dan dalam benak pun terpatri. Kini, berbohong sudah menjadi konsumsi pribadi. Tidak ingat bahwa lidah suatu saat akan dikunci. Berkata ini itu demi mengais materi.

Rindukah kalian pada masa itu? Kerinduan tentang keimanan yang masih terjaga. Di saat Tuhan terasa begitu dekat dan mengawasi kita. Semoga kita bisa meneladani semua kebaikan yang terjadi semasa anak-anak dan merefleksikannya ke dalam kehidupn orang dewasa.

One Last Thing

September 30, 2012 § Tinggalkan komentar

This kind of preach was spoken by Steve Jobs, modern guy who change peoples way to see future. This is taken from documentary programme on November 2011 entitle “One Last thing”

 

 

“When you grow up, you tend to get told that the world is the way it is and your life is just to live your life inside the world, try not to bash into the walls too much, try to have a nice family, have fun, save a little money. That’s a very limited life. Life can be much broader, once you discover one simple fact, and that is that everything around you that you call life was made up by people that were no smarter than you. And you can change it, you can influence it, you can build your own things that other people can use. Once you learn that, you’ll never be the same again.

“The minute that you understand that you can poke life and actually something will, you know if you push in, something will pop out the other side, that you can change it, you can mold it. That’s maybe the most important thing. It’s to shake off this erroneous notion that life is there and you’re just gonna live in it, versus embrace it, change it, improve it, make your mark upon it.

“I think that’s very important and however you learn that, once you learn it, you’ll want to change life and make it better, cause it’s kind of messed up, in a lot of ways. Once you learn that, you’ll never be the same again.”

 

— Steve Jobs

So, this life in your hand. Embrace it. Youre gonna find discrepancy, erroneous thing when you keep trying to hold your own dream. but that is the better way to run your life than having one behind others silhouette.

May attack

Mei 9, 2012 § 4 Komentar

It is May attack. Again I repeat my sentence “wow, time moves fastly”.
Since the last posting on April, I rarely visit this blog. Somehow, I lost my appetite what to write. In fact, there are so many reasons to  push me to share my story. My day in Jakarta (uyeahh, been a month living in this “mad” city), Tokkipokki in magazine, jostle in train and whole new world lately.

Yet I dont think that I could update whole story in this one article. From now on I barely try to mingle with all new things here. With my job, atmosphere, customer and another “freak” things. My day is surrounded with blow moulding, blown film, FOC, VITO and surely you wont like it.

Due that, hopefully I still get any chance to tell anything through you, my blog. to share story, to enhance knowledge. And absolutely, update you in every single month.

Since we enter may, I wish that I could accomplish all duty well till I get ready to step on my own way.

If I Got Stray

November 11, 2011 § 4 Komentar

Once upon a time, a boy prayed to the God and hopefully He would grant what he wished about. This boy didnt ask for ordinary stuff. He didnt pursue money nor wealthy. He asked for plea, simple and funny.

What do you wish about in this life”? God Ask
” ummm…ummm….” This boy mumble and ask doubtfully. Then he tried to continue his words

” If you don’t mind, I wonder that if I were stray one day, I want to get stray in Bandung”
“hmmmm….seems ridiculous. Actually, why do you hope so?”
God insist

“Because someday I want to deliver happiness to everyone.
and from what I’ve heard that peoples in Bandung always show you the direction, warmly point the right place, and keep their smiling to descibe where your destination is. They never neglect every lost person.
Hence I will keep questioning them where to go to spread joyful”. 
Boy explain vigorously.

“Hahaha..what a simple yet remarkable request. Then, Granted”

*Based on true experience by observing Bandung’s people.

Saya bukan orang suci

September 16, 2011 § 2 Komentar

Pernah denger kalimat “saya bukan orang suci”? dalam diskusi atau dialog ringan dengan orang di sekitar anda? biasanya kalimat itu muncul ketika diskusi mulai masuk ke dalam pembahasan moral, etika dan kebaikan yang kita lakukan. Ketika pembicaraan beranjak serius dan masuk ke dalam zona dimana moral harus dikedepankan maka tanpa menginjak rem sedikit pun diskusi tersebut tertunda sejenak untuk mendengar sebuah kalimat “saya sebenernya bukan orang suci” atau kalimat sejenis yang seolah menjauhkan aksen moral.

Ada beberapa kemungkinan mengapa sebagian besar orang (terutama orang indonesia) malu untuk mengatakan hal positif yang pernah dilakukan. Pertama takut riya. Padahal kan riya itu ibadah yang mengharap ridho selaen Allah. Kalo kita menyampaikan kebaikan yang pernah kita lakukan agar orang laen melakukan kebaikan yang sama yah ga masalah toh. Tinggal gimana kita menjaga hati agar apa yang kita lakukan terhindar dari niatan yang salah.

Alasan yang kedua adalah takut dibilang sebagai orang suci. Mengapa aktifitas positif harus diawali dengan preambule yang direkatkan dengan predikat orang suci. Seolah hanya orang suci yang bisa melakukan tindakan tindakan yang bermoral. Seolah hanya ulama yang boleh melakukan kebaikan. Bukankah dalam setiap gerak gerik kehidupan seorang manusia harus mengedepankan etika dan moral dalam kesehariannya. Terlebih lagi di Indonesia dimana agama sudah mengejawantah dalam kehidupan.

Alasan yang ketiga adalah karena memang budaya orang Indonesia yang penuh dengan basa basi. Orang Indonesia terkesan dengan budaya yang tidak blak-blakan dalam menyampaikan idenya. Karenanya mereka terkadang malu untuk bilang-bilang hal baik yang dilakukan. Maka jadilah kalimat “saya bukan orang suci” tersebut sebagai tameng.

Jadi tidak perlu malu untuk bercerita kepada orang lain tentang kebaikan yang kita lakukan. Selaen itu apa yang dikhawatirkan dengan predikat orang suci?

Happy Ramadhan

Agustus 2, 2011 § Tinggalkan komentar

Alhamdulillah, ketemu lagi dengan ramadhan. Berarti ini adalah ramadhan gw yang ke-22. Semoga ramadhan kali ini menjadi ramadhan yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Ramadhan harus menjadi bulan resolusi menjadi pribadi yang lebih baik.

Ramadhan tahun ini unik. Hari pertamanya jatuh pada tanggal 1 agustus yang berarti bertepatan dengan tanggal 1 Ramadhan. Tanggal 1 agustus berarti hari senin yang notabene menjadi hari pertama dalam kalender masehi. Semoga ramadhan tahun ini bener-bener unik yang bisa menjadikan pribadi kita menjadi pribadi yang jauh lebih bertakwa lagi.

Oh iya, hari pertama ramadhan kemarin ITB kedatangan mantan peraih nobel tahun 1988, Robert Huber asal Jerman. Meskipun rada out of date nobel yang diperoleh, tapi kedatangan beliau menjadi sebuah tambahan kegembiraan bagi kampus gw. Memang selama ini ITB sepertinya belom pernah kedatangan seorang nobel winner. Jadi kedatangan Huber menghadirkan sebuah suasana dan cita rasa baru di kampus Ganesha. 

Ramadhan kali ini harus menjadi bulan resolusi. Harus melakukan segala sesuatu yang terbaik. Meningkatkan kualitas ibadah, kualitas fikrah,, dan segalanya. Karena tidak ada jaminan kita akan berjumpa dengan ramadhan kembali tahun depan.. Amin.

So, let me say happy ramadhan semua…

Where Am I?

You are currently browsing the Short Writing category at I Think, I Read, I Write.

%d blogger menyukai ini: