Selamat Empat Bulanan, Alby

Mei 23, 2015 § Tinggalkan komentar

Alby

Halo Alby sayang

Assalamu’alaikum..

Lagi-lagi ayah mengingkari janji. Tulisan tentangmu yang seharusnya termuat tanggal delapanbelas tiap bulannya harus terpaksa mundur karena kesibukan ayah di kantor. Sepertinya ayah harus meminta kelonggaran agar tulisan tentang Alby tidak mesti termuat pada tanggal yang sama. Ayah khawatir tidak bisa menjaga konsistensi.

Nak, kini usiamu tengah memasuki bulan keempat. Tidak berasa memang. Rasanya baru kemarin bundamu merasakan kontraksi di perutnya. Tanpa terasa kau tumbuh dengan cepat meskipun saat ini tengkurep adalah masalah utamamu. Kau mirip ayah. Karena ayah juga mengalami kondisi yang sama saat seusia engkau. Tengkurep itu tidak mudah, jenderal.

Beberapa hari yang lalu ayah menyaksikan video-video yang ayah dan bunda rekam tiap minggunya. Menyimak perubahan-perubahan yang kau alami dari waktu ke waktu memaksa otot-otot di sekitar mulut ayah menyungging senyum dengan sendirinya. Semakin dewasa kau nampak semakin tampan.

Engkau semakin lancar berbicara. Di antaranya yang jelas terdengar adalah saat kau bergumam ‘eneng’ atau semacamnya setiap saat melihat sang bunda. Di lain waktu kau berkata ‘nde’ guna memanggil tantemu yang lazim kami panggil ‘dede’. Dan yang paling membuat ayah kaget adalah saat engkau berkata ‘mbing’ manakala ayah dan bunda berseru tentang kambing saat tengah menonton salah satu acara di televisi. Kami tak tahu apakah engkau benar-benar berkata seolah mengerti bahasa orang dewasa. Atau mungkin kau hanya berucap apa-apa yang mudah. Tapi apapun itu, kata-katamu menciptakan keriuhan sendiri di dalam rumah. Kami menanti-nanti gumaman seperti apa lagi yang akan diucapkan dari bibir mungilmu.

Sekitar dua minggu yang lalu engkau sakit pilek dan batuk, sayang. Kami khawatir dengan kondisimu yang terlihat sangat tidak nyaman. Engkau bahkan tidak bisa minum seraya tidur. bunda lah yang dengan sigap menyusui sambil menggendong engkau di kala jangkrik tengah bersenandung pilu. Bundamu memang hebat, bukan?

Kami tidak tega tiap kali mendengar suara dengkuranmu saat terlelap tidur. Seolah ada sesuatu yang mengganjal di hidung atau paru-paru. Ayah pun mencoba mencari tahu lebih banyak tentang itu. Setelah berdiskusi dengan mereka yang juga memiliki bayi ternyata kondisi tersebut adalah hal yang normal dialami bayi 3-4 bulan. Saat engkau baru lahir, masih terdapat kotoran dari rahim yang masih menyumbat di dalam saluran pernapasan. Kau harus lebih rajin minum ASI dan dijemur di sinar matahari agar segera sembuh. Seperti itulah teman kantor ayah memberikan informasi.

Tak berapa lama kemudian bundamu mengatakan bahwa fesesmu berwarna hijau dan sesekali kemerahan. Kami pun panik dan segera berkonsultasi pada dokter anak. Pak dokter berkata bahwa engkau mengalami alergi dari makanan yang dikonsumsi bunda. Kemungkinan besar alergi susu sapi. Bukan sekali ini saja kau alergi dengan makanan, nak. Sebelumnya kulit mukamu mendadak merah karena alergi terhadap kacang.

Nak, kelak kau akan tahu nak bahwa memiliki bayi adalah saat-saat dimana engkau menjadi begitu sedih tatkala sang buah hati sakit ataupun terluka meskipun kecil.

Bulan ini engkau juga akan segera divaksin. Saat engkau besar, mungkin perdebatan seputar boleh tidaknya vaksin akan terus bergulir. Masing-masing bertahan dengan pendapatnya. Ayah dan bunda ingin bersikap moderat terhadap isu ini. Beberapa ulama kontemporer memperbolehkan vaksin karenanya kami mengikuti fatwa mereka. Kelak jika kau memiliki pendapat lain silahkan saja, nak. Di era saat ini, orang-orang bisa dengan mudahnya menjatuhkan hanya karena perbedaan pendapat di antara mereka. Yang terpenting adalah bagaimana kita memiliki rujukan terhadap hal-hal yang khilafiyah dan tetap saling menghargai pendapat. Itulah kuncinya.

Selamat empat bulan sayang. Semoga engkau tumbuh menjadi anak yang shalih dan menjadi seorang penghapal Quran.

Iklan

Tagged: ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Selamat Empat Bulanan, Alby at I Think, I Read, I Write.

meta

%d blogger menyukai ini: