Mari Berinvestasi Properti

Oktober 3, 2013 § Tinggalkan komentar

investasi“Do not depend on a single income. Invest and create a second, third source of income”.

Kalimat di atas adalah milik salah seorang manusia paling kaya di muka bumi, Warren buffet. Ia memberikan nasehat tentang bagaimana mengatur keuangan dengan baik. Menurut beliau, Salah satu cara untuk terbebas dari finansial problem adalah dengan tidak bergantung pada penghasilan tunggal, berinvestasilah maka uang yang akan bekerja untuk anda.

Investasi hanyalah satu dari sekian banyak instrumen untuk memberikan jaminan keamanan pada masalah finansial kita selain tentunya ada tabungan ataupun deposito. Dalam tulisan ini, gue cenderung menitikberatkan pada pembahasan mengenai investasi, khususnya investasi properti.

Mengapa kita perlu berinvestasi?

Secara sederhana, investasi diperlukan sebagai instrumen padanan yang berguna sebagai sumber pemasukan non-primer yang berguna dalam menunjang kehidupan kita kelak. Jadi investasi bermanfaat sebagai senjata pamungkas untuk masa depan.

Dalam ilmu ekonomi, kita mengenal terminologi inflasi. Inflasi sendiri berarti kenaikan harga barang. Inflasi tidak mungkin tidak terjadi, kenaikan harga barang pasti dan mutlak seiring menjawab tuntutan nafsu manusia yang tidak pernah puas sehingga menyebabkan permintaan pasar yang semakin melonjak. Nilai mata uang cenderung mengalami penurunan tergerus oleh inflasi. Uang 10.000 10 tahun yang lalu akan berbeda nilainya dengan uang 10.000 sekarang. Agar uang kita tidak tergerus oleh inflasi maka dibutuhkan mekanisme untuk memberikan keuntungan di atas nilai inflasi itu sendiri. Nah, untuk itulah kita memerlukan investasi. Mengapa tidak deposito? Karena terkadang deposito tidak mampu mengalahkan laju inflasi.

Lalu langkah apa yang diperlukan sebelum berinvestasi?

Agar lebih fokus, buat tujuan investasi terlebih dahulu. Kemudian tentukan jenis investasi yang ingin kita geluti kemudian menentukan resiko serta gaya investasi yang menunjang tujuan investasi tersebut.

Don’t put egg in one basket.

Kembali warren buffet, pakar investasi dunia, memberikan nasihat bahwa ketika berinvestasi jangan terfokus pada satu bidang. Salah satu investasi yang paling banyak dicari karena berbagai faktor yang menguntungkan adalah investasi di bidang properti, baik itu tanah ataupun bangunan.

Mengapa penting berinvestasi properti?

Karena bisnis properti menjanjikan beberapa keunggulan seperti kekuatan leverage, resiko relatif rendah, kontrol penuh untuk meningkatkan nilai properti, investasi aman dan pasti dalam jangka panjang, perlindungan terhadap inflasi, kendaraan yang baik untuk mencapai kebebasan finansial,

Faktor apa saja yang berpengaruh pada investasi properti?

Lokasi, timing, pilih developer yang dipercaya, smart financing, dan operator yang kredibel.

iProperty, pemilik dan jaringan operator properti no.1 di asia baru-baru ini mengeluarkan infografik  yang merepresentasikan perilaku pasar properti yang ada di empat negara di asia yaitu Indonesia, Singapura, Malaysia, dan Hongkong. Di keempat negara yang disurvei tersebut, ditemukan persamaaan-persamaan sebagai berikut

1. Keterjangkauan dan kenaikan harga rumah masih menjadi variabel utama yang memotivasi para responden untuk memilikirumah
2. Mayoritas responden dari keempat negara ini telah menempati rumahnya selama minimal 5 tahun
3. Responden ingin membeli unit properti yang baru dikembangkan
4. Jumlah responden yang mendapatkan informasi berita operasi dari media online meningkat secara signifikan.

iProperty melakukan survey memanfaatkan media online mereka yang tersebar di negara-negara tempat survey berlangsung seperti Indonesia (Rumah123.com), Malaysia (iProperty.com.my), Singapura (iProperty.com.sg) dan Hongkong (GoHome.co.uk). Survei tersebut melibatkan hampir 30.000 responden dengan latar belakang pekerjaan manajer hingga karyawan dan administratif.

Hasil survei mereka tergambar dalam infografik berikut. Infografik adalah model penyampaian informasi berupa gambar dengan data-data yang ditampilkan dalam bentuk grafik. Berdasarkan infografik ini kita bisa mengestimasi seperti apa peluang investasi pasar properti di Indonesia dibandingkan terhadap tiga negara lainnya.

Hasil Survei Sentimen Pasar Properti di Asia - 2013

Artikel penuh di situs jual rumah di Indonesia, Rumah123.com.

Faktor lokasi dianggap lebih penting daripada harga menurut responden dari Indonesia. Kondisi ini bertolak belakang dari ketiga negara responden lainnya. Hal ini sangat dimungkinkan mengingat harga properti di Indonesia yang jauh lebih murah. Berdasarkan riset tersebut, secara umum harga properti di Indonesia masih lebih rendah daripada di Malaysia dan seperdelapan harga properti di Singapura. Namun dengan kemudahan yang bias di peroleh dengan berinvestasi secara lokal, minat untuk berinvestasi di luar negeri tetap tinggi terbukti dengan survei yang menunjukkan bahwa 41% responden ingin berinvestasi di luar negeri.

Kompetisi dengan para investor lokal juga sedikit banyak dapat diredam mengingat kepemilikan properti asing di Indonesia masih sangat sulit dilakukan karena 58% responden tidak ingin pemerintah mengizinkan orang asing untuk membeli apartemen/kondominium di Indonesia karena dikhawatirkan dapat berpengaruh pada kenaikan harga properti lokal.

Berbeda halnya dengan responden Singapura yang memiliki motivasi untuk investasi jangka panjang, bagi responden asal Indonesia, kepemilikan properti lebih didasari oleh keinginan untuk memiliki rumah sendiri baru kemudian untuk investasi jangka panjang. Namun tetap saja, landasan investasi menjadi salah satu faktor yang mendorong responden berbondong membeli properti.

Lalu, jenis properti apa yang diminati berdasarkan survey terhadap responden? Kepemilikan tanah masih menjadi primadona untuk pasar properti di Indonesia dan Malaysia. Sementara Hongkong dan Singapura cenderung memilih kondominium mengingat harga tanah yang sangat tinggi.

Sebagai kesimpulan, Di Gregorio, CEO iProperty Group mengatakan, “Laporan survei ini menawarkan kita wawasan berharga dari pasar properti dan temuan di dalam survei ini juga menunjukkan kepada kita bahwa pasar properti sangat kuat namun konsumen masih berhati-hati. Kami percaya bahwa laporan ini akan sangat bermanfaat untuk tidak hanya konsumen, tetapi juga untuk pengembang, agen real estate dan pembeli properti lokal dan internasional, yang mencari untuk mengukur sentimen pasar properti Asia dari perspektif objektif.

Dan pada akhirnya kita harus sebijak mungkin melihat peluang investasi properti. Semoga infografik di atas dapat menjadi referensi dalam mengambil langkah berinvestasi.

Iklan

Tagged: , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Mari Berinvestasi Properti at I Think, I Read, I Write.

meta

%d blogger menyukai ini: