Kamu…

Kamu..
wanita yang tak pernah tersentuh, diammu adalah emas, bicaramu adalah ilmu.
 
Kamu, yang datang dari arah tak menentu
membuatku diam, membisu, tergugu dalam sendu
siapa gerangan dirimu?
 
Kamu, bahkan aku tak tahu siapa dirimu
yang mungkin datang dari mesin waktu
membuat hati bergegap gempita, meraba asa
 
Kamu, selama ini tak terimaji
Bahkan bayangmu luput dari arti
Tak perlu aku berbasa basi
bahwa setiap gerak adalah aksi dan hening tidak berarti mati
 
Kamu, tersirat dalam lembaran cinta Tuhan
dipersiapkan untuk pria beriman
bukan pria yang penuh senda gurauan atau pria dengan ceracau kegalauan
 
… Diri ini masih jauh dari harapan
bahkan tak secuil sanggup menjangkau ikhtisar kebaikan
apalagi kata sempurna
 
Kamu, bukan karena parasmu aku jatuh hati
menautkan diri pada duniawi, seolah membakar kayu pada api
akhlakmu lah yang terpuji
yang mampu menggelorakan semangat dalam hakikat akhirat
tanpa alpa akan peran di dunia
 
Kamu, dimanakah dirimu berada?
semoga kamu sedang berjaga, sedang membekali diri
di sini pun aku berusaha
 
Sesaat kita berjumpa
semoga rasa yang tercipta adalah sebuah anugrah, berkah
bukan cinta yang membuat kita buta
 
tidak perlu menjadi marissa mayer, atau angela merkel. Cukuplah jadikan khadijah sebagai panutan, meneladani aisyah dalam keseharian, 
 
Semoga kita memang terpisah dalam enam derajat keterpisahan. yang tersambungkan oleh iktikad kebaikan.
 
take care ya di sana *ngomong sama tembok*

Penulis: andri0204

Pragmatis-oportunis. Menulis ya menulis saja. Sebuah ekspresi dari kecerdasan berpikir

2 thoughts on “Kamu…”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s