#4 : Siti Mariyah

Alhamdulillah, Kembali lisan ini bisa berucap Barokallahulakuma wa baroka ‘alaikuma wa jamaa baina kuma fi khair. XII IPA A merayakan lebaran hari kelimanya dengan menghadiri walimah salah seorang anggota kelas. Dialah Siti Mariyah S.S.T yang menikah dengan Nuri Taufik S.S.T bertempat di rumah mempelai wanita.

Gelar keempat yang diperoleh Siti semakin meneguhkan posisi kaum hawa IPA A yang menggenapkan separuh agamanya. Sementara kaum adam masih bersembunyi guna mempersiapkan segala atribut sebelum mengarungi bahtera rumah tangga.
Siti dipersunting oleh pemuda Solo yang insyaallah soleh. Lah wong sebelum akad aja dia murajaah surat Ar-Rahman. Walaupun bukan sebuah jaminan, setidaknya menjadi awalan yang bagus.

Siti Mariyah, sosok yang satu ini sangat kental dengan dunia geret menggeret bendera atau Paskibra. Ia hijrah dan mengenakan hijab dengan rapih seinget gw kelas tiga SMA yang memang saat itu euforia transformasi hijrah di IPA A sedang pada puncaknya. Pun ketika di telah hijrah, Siti tetep aktif sebagai bagian dari anggota Paskibra. Alhamdulillah Siti istiqomah mengenakan identitas keislamannya. Siti cukup pendiem di kelas, tidak usil, dan tidak banyak bertingkah yang aneh.

Lagi murojaah,,bareng Ust Fachri

At last Siti adalah salah satu dari beberapa orang anak IPA A yang masuk ke Sekolah Tinggi Ilmu Statistik dan menemukan jodohnya di kampus yang sama. Subhanallah, begitu indahnya Allah mengatur skenario kehidupan.  Oh iya, gelar S.S.T yang disandang Siti dan suaminya itu adalah singkatan dari Sarjana Sains Terapan. Gelar ini sempet bikin gw dan temen-temen bingung nyari kepanjangannya. Gw sih awalnya mikiri Sarjana Statistik, ato Sarjana Sains Terpadu.

Berhubung buka puasa IPA A tahun ini diadain di rumahnya Siti, jadinya kami tidak mengalami banyak kesulitan untuk mencari lokasi tempat pernikahan beliau. Sejak pagi beberapa orang anggota IPA A telah berkumpul di kediaman Siti. Fachrie dan Periawan malah lebih dulu dateng, Fachri diamanahi untuk mengecek murojaah sang calon suami, maklum fachri yang ini mungkin beda tipis sama fachrinya ayat ayat cinta…hehe.

Akad nikah berjalan lancar denga mas kawin berupa emas sebanyak 11,2 gram. Tidak ada kendala yang berarti. Gw pun berubah jadi dokumentasi dadakan. Semua angle acara gw coba abadikan, pihak mempelai pun seolah memberikan gw kesempatan sebesar-besarnya untuk mengambil setiap momen yang terjadi pada saat akad. Yah gw berasa jadi potografer saat itu berbekal kamera Sony pinjeman punyanya ayu widya, gw jeprat jepret aja. Itung-itung latian kalo suatu ketika gw punya SLR.

Setelah akad, walimah pun dilangsungkan di tempat yang sama. Alhamdulillah temen-temen IPA A banyak yang bisa dateng. Seperti biasa, kalo udah ngumpul pasti keributan yang dihasilkan. Momen-momen indah bersama IPA A ini gw harep bisa terus terjalin, walo cuma setaon sekali.

Insyaallah Siti jadi penutup buat anggota IPA A yang nikah tahun ini. Kita liat tahun depan siapa yang akan segera menyusul. Siapa yang melengkapi lima besar peraih plakat IPA A?? ayo ditebak…hehe
btw, Siti maaf plakat ente nyusul yak. Kemaren baru simbolik. Secepetnya insyaallah

Penulis: andri0204

Pragmatis-oportunis. Menulis ya menulis saja. Sebuah ekspresi dari kecerdasan berpikir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s