Mom, do I really love you?

22 desember, selalu diperingati sebagai hari ibu. Secara latah semua orang akan mengucapkan dan mengekspresikan rasa cinta kepada orang yang melahirkannya. Entah itu lewat status di jejaring sosial ataupun ucapan langsung kepada sang ibu tercinta.

Buat gw yang ga bisa pulang karena masalah jarak, teruntai doa yang ikhlas gw kirimin buat beliau.

Satu hal yang mengusik gw adalah, cuma di satu hari inikah kta mengucapkan rasa cinta kepada ibu?cuma di satu hari inikah kita beramai ramai mengganti status jejaring sosial dengan ucapan-ucapan klise menggambarkan betapa besar kasih kita padanya? dan cuma di satu hari inikah kita membayangkan dan melihat kembali potret masa kecil kita ketika di pangkuannya?

It seems ridiculous for saying, Mom I love you that much.  Meanwhile for the rest of our life, we just hurt her with our demeanour, through our words.

Padahal tidak ada satu hari pun bagi ia untuk tidak mencintai kita. Baginya setiap hari adalah hari ahmad,  hari khadijah, hari aisyah untuk melambangkan bagaimana cintanya tidak terbatas oleh dimensi waktu. Pantaskah kita untuk mencintai ia hanya di suatu hari saja.

Ask ourselves.. Do we really love them?
and sure I merely just wanna ask my own self also.. Me, do I really love you mom?? I hope I do..

Penulis: andri0204

Pragmatis-oportunis. Menulis ya menulis saja. Sebuah ekspresi dari kecerdasan berpikir

4 thoughts on “Mom, do I really love you?”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s