what a bad day

wah..sial sangat tampaknya aku hari ini!

naek angkot ke gerbang belakang takut terlambat. kudu masuk jam sembilan tepat. telat satu menit saja tidak diperkenankan masuk oleh dosen ekonomi teknik yang satu itu. sadis…wkwkkwk.

Ga ada duit seribu, aku bayar dengan pecahan lima ribuan dengan harapan bang sopir mau memberikan kembalian tiga ribu lima ratus ato kalo beliau lagi baik hati, yah aku bisa mengantongi empat ribu sebagai kembaliannya. tapi apa daya, bang sopir itu memberikan pecahan seribuan sebanyak dua lembar. belum sempat aku memanggil dan protes, itu angkot sudah melaju dengan kencangnya. Jadilah aku terpaku dengan dua lembar uang dua ribuan di tangan. kesal, marah menyatu.

sesampai di kelas masih diselimuti awan kekesalan pada sopir yang satu itu aku melihat beberapa mahasiswa yang tampak seperti asisten dosen. wah, perasaan kagak enak. ternyata benar, dosennya tidak masuk dan digantikan oleh asisten yang jumlahnya tiga orang tersebut

asisten kog rame-rame pikirku, can you imagine?? jumlah asisten sepertiga jumlah mahasiswa. it doesn’t make sense. parah. tambahlah kekesalan itu. tau ga ada dosen mending aku jalan, dan ga perlu membayar tiga ribu untuk jarak yang sangat dekat seperti itu

satu lagi yang membuat aku tambah mumet dan meradang adalah tugas yang kubuat ternyata jawabannya salah. Seperti biasa, kecerobohanku menjadi variabel penting dalam kesalahan pembuatan tugas. makin tampak bodoh saja ketika aku tidak bisa menjawab pertanyaan pada saat latihan tugas. ouw God, what’s wrong with today?

I dunno what will happen next. I hope it’s going to be better soon.

Semuanya masih akan bertambah buruk karena amanahku menjadi senator belum juga beres. Dalam hati kecil aku sudah sangat pengen mundur dan mengakhiri masa jabatan ini. Tapi.. terlalu banyak pertimbangan. entahlah keputusan seperti apa yang terbaik. semoga keputusan yang kelak aku ambil dapat dipertanggungjawabkan.

what a bad day..

Penulis: andri0204

Pragmatis-oportunis. Menulis ya menulis saja. Sebuah ekspresi dari kecerdasan berpikir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s