memahami diri

Oktober 6, 2009 § Tinggalkan komentar

Untuk membantu seseorang memahami dan mengenal dirinya dengan lebih baik David Kiersey telah membuat sebuah metode yang dapat membantu. Metodenya dikenal dengan Kiersey Temparament Sorter. Menurut Kiersey karakter seseorang itu seperti lingkar cincin yang ada di pohon. Lingkar yang paling dalam menunjukkan bahwa seseorang merupakan karakter dengan kemampuan mengamati dan menganalisis. Lingkar kedua menggambarkan cara berpikir seorang individu apakah kooperatif atau pragmatis. Lingkar ketiga adalah karakter memerintah dan memberikan informasi dan lingkar terakhir menggambarkan bagaimana seseorang berinteraksi dengan lingkungannya. Untuk lingkar terakhir ini manusia juga memilki dua karakter yang pertama seseorang yang bertindak dan berkata sebelum mendengar dan melihat instruksi, kategori ini merupakan pribadi yang ekspresif. Karakter kedua dari lingkar keempat ini adalah karakter yang penuh perhatian artinya orang-orang dengan karakter seperti ini senantiasa mendengar dan melihat terlebih dahulu instruksi yang diberikan sebelum mengambil keputusan dalam bertindak.

Selain memodelkan karakter manusia dengan analogi lingkar cincin pada pohon, Kiersey juga menjelaskan empat karakter manusia lainnya dengan definisi berbeda yakni artisan, guardian, idealist, dan rational. Karakter artisan adalah mereka yang cenderung berpikir secara praktis dan memilki pengamatan yang baik akan suatu masalah sementara guardian merupakan tipe manusia dengan karakter pengamatan yang baik serta kooperatif sehingga seseorang dengan karakter ini biasanya memilki rasa tanggung jawab yang besar terhadap pekerjaannya. Tipe ketiga adalah tipe idealist, tipe orang dengan kemampuan bekerja sama dengan baik dan juga memiliki kemampuan analisis yang akurat. Kekuatan utama seorang dengan tipe idealist adalah kecerdasan berdiplomasinya. Karakter yang terakhir adalah rational. Orang-orang dengan tipe rational memiliki kemampuan analisis yang baik dan berpikir secara cepat dan praktis.

Selain Kiersey yang berhasil menjelaskan karakter manusia terdapat juga Isabel Myer yang mampu mendeskripsikan karakter manusia dengan cukup baik. Terdapat perbedaan dari apa yang dirumuskan oleh Kiersey dan Myer dan perbedaan yang paling mendasar dari keduanya adalah Myer memfokuskan pembahasnnya pada bagaimana manusia berpikir dan rasakan sementara Kiersey lebih menekankan pada tingkah laku manusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading memahami diri at I Think, I Read, I Write.

meta

%d blogger menyukai ini: